Pages

Thursday, February 18, 2010

Priok BMX Scene Check

Bicara tentang kreativitas dan semangat DIY (Do It Youself bukan Daerah Istimewa Yogyakarta), anak-anak BMX Priok adalah salah satu contoh yang bagus. Dengan sejarah panjang scene BMX serta skate, mereka udah exist sejak cukup lama. Walaupun daerah Priok selalu rame dengan kendaraan-kendaraan berat yang lalu lalang gak berhenti-henti yang bikin agak gak nyaman buat berkeliaran di jalanan dengan sepeda BMX, serta berita-berita tentang kerasnya daerah Priok yang konon katanya sarat dengan kriminalitas. Tapi anak-anak Priok tetap semangat dan terus menghidupkan scene BMX mereka.
Photobucket
Dengan lahan di GOR Rawa Badak yang kira-kira cuman seluas lapangan basket, mereka bisa tetap hidup dan riding. Bermodalkan beberapa grind box, flat rail, serta quarter pipe dan banks hasil patungan, anak-anak Priok exist latihan tiap sore.
Photobucket
Photobucket
Salah satu rider yang jadi andalan di Priok adalah Bayu, do'i udah lama BMX-an seinget gw dari taon 2001-an, walaupun yang laennya masih tergolong baru tapi mereka udah memperlihatkan existensi mereka di scene BMX Jakarta. Gak cuman street, Priok juga dikenal dengan sejarah rider-rider flatland yang cadas, salah satu contoh adalah Bean, rider flatland yang udah cukup lama malang melintang di kancah flatland nasional. walaupun sekarang Bean udah jarang maen tapi anak-anak flatland priok masih exist dan berkembang.
Photobucket
Yang nongkrong dan maen di Priok pun gak cuman anak-anak sana aja, sering kali dari tongkrongan laen juga mampir dan latihan di sana, seperti anak-anak Eternal dan Tanah Abang. Selain asik buat latihan di Priok juga asik buat nongkrong dan ngecengin cewek-cewek setempat yang manis-manis(walaupun gw belom sukses ngecengin perempuan sana). Dikarenakan GOR Rawa Badak yang memang jadi pusat keramaian di sore hari jadi maklum aja kalo ketika lo main di sana diliatin banyak orang.

1 comment: